Posted by: decees on: May 23, 2009
*catatan taushiyah di idcfm, sabtu pagi.
1. perbaiki niat sebelum melakukan segala aktifitas.
2.ambil bekal secukupnya, untuk perjalanan.
-> perbanyak amal dan ibadah untuk bekal di akhirat. Kehidupan akhirat yg tiada akhir, adalah perjalanan
yg panjang. jangan sampai terpedaya kehidupan dunia. dunia adalah kesenangan, bukan nikmat.
3. Ringankanlah bawaanmu, karena liku-liku perjalanan cukup rumit.
Ibarat mau naik puncak gunung, jika bawaannya banyak akan sulit mendaki gunung.
Begitu juga dengan akhirat, kita tidak akan sampai ke tujuan jika terlalu banyak membawa urusan dunia.
Basahi lidah dg zikir, Alquran.
Tidak ada seorang ayah yang bisa menolong anaknya di akhirat. Hanya amal yang bisa menolong kita.
Apalagi materi dunia.
Janganlah kehidupan dunia menipu kita.
Melakukan perbuatan karena manusia, karana penilaian manusia adalah perbuatan syirik.
berubahlah sebelum semuanya terlambat,,,layaknya air yg akan mengering,layaknya api yg akan padam,,semuanya akan berakhir dan kita akan hidup kekal,dineraka ato surga.
tergantung dari amal dan perbuatan kita
June 8, 2009 at 9:56 am
berat
poin terakhir itu sangat remeh tapi amat berat, betapa mudahnya seorang muslim bisa menjadi musyrik hanya karena riya’